progres Tol Serang Panimbang Banten
Beranda » Blog » Tol Trans Jawa Bertambah 24 Kilometer di Banten, Progres Tol Serang Panimbang Terus Dikebut

Tol Trans Jawa Bertambah 24 Kilometer di Banten, Progres Tol Serang Panimbang Terus Dikebut

Banten – Pembangunan progres Tol Serang Panimbang di Provinsi Banten terus menunjukkan kemajuan signifikan, terutama pada Seksi 2 dan Seksi 3, akhir Januari 2026.

Tol Serang–Panimbang merupakan bagian penting jaringan Tol Trans Jawa yang menghubungkan wilayah utara dan selatan Banten secara lebih efisien.

Secara keseluruhan, jalan tol ini memiliki panjang mencapai 83,67 kilometer dan terbagi menjadi tiga seksi pembangunan bertahap.

Seksi 1 Serang–Rangkasbitung memiliki panjang 26,5 kilometer dan telah beroperasi melayani mobilitas masyarakat sejak beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Seksi 2 Rangkasbitung–Cileles di bangun sepanjang 24,17 kilometer dan menjadi fokus percepatan pembangunan saat ini.

Program MBG Sumedang Dorong Bahan Baku dari Petani Lokal untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Adapun Seksi 3 Cileles–Panimbang memiliki panjang 33 kilometer yang menghubungkan kawasan selatan Banten menuju wilayah pesisir Pandeglang.

Berdasarkan data terbaru, progres pembangunan Seksi 2 Rangkasbitung–Cileles telah mencapai 97,09 persen hingga akhir Januari 2026.

Sementara progres tol serang panimbamg pembangunan Seksi 3 ruas jalan Cileles–Panimbang tercatat telah mencapai 73,68 persen dan masih terus dikebut oleh kontraktor.

Penambahan ruas sepanjang 24 kilometer pada Seksi 2 ini menandai bertambahnya panjang Tol Trans Jawa di wilayah Provinsi Banten.

Keberadaan Seksi 1 yang sudah beroperasi memberikan dampak langsung bagi masyarakat Serang dan Kabupaten Lebak dalam aktivitas harian.

Mulai 2026 Usaha Rumahan Resmi Bebas Biaya Izin Usaha

Perjalanan dari Kota Serang menuju Rangkasbitung kini hanya membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 menit melalui jalan tol.

Sebelumnya, waktu tempuh rute Serang–Rangkasbitung dapat mencapai 50 menit melalui jalan nasional dengan kondisi lalu lintas padat.

Warga Kabupaten Lebak merasakan manfaat signifikan, terutama pelaku usaha, pekerja harian, serta distribusi logistik antarwilayah.

Pemerintah daerah menilai keberadaan tol ini mendukung pemerataan pembangunan serta mempercepat konektivitas antar pusat ekonomi lokal.

Staff Ahli Menteri Pekerjaan Umum, Triono Junoasmono, menegaskan pembangunan Tol Serang–Panimbang harus terus di dorong secara konsisten.

Klaim Rugi Rp100 Miliar, Dedi Mulyadi Minta Operasional Bandara Kertajati Dihentikan

Menurut Triono, penguatan kebijakan dan kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci percepatan penyelesaian proyek strategis nasional tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Triono saat kunjungan kerja dan wawancara lapangan pada Jumat, 31 Januari 2026.

Ia menilai Tol Serang–Panimbang memiliki peran strategis dalam membuka akses wilayah selatan Banten yang selama ini relatif terbatas.

Tol ini diharapkan meningkatkan konektivitas menuju Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang secara signifikan.

Selain itu, akses menuju Taman Nasional Ujung Kulon juga di proyeksikan semakin mudah dan aman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Peningkatan akses tersebut di perkirakan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat pesisir selatan Banten.

Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol, Ni Komang, menambahkan jalan tol berfungsi lebih dari sekadar infrastruktur transportasi.

Menurutnya, Tol Serang–Panimbang juga berperan sebagai penggerak ekonomi lokal dan pencipta peluang usaha baru masyarakat sekitar.

Ni Komang menyebut kehadiran tol membuka potensi pengembangan kawasan industri, pariwisata, dan logistik di Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Pemkab Lebak dan Pemkab Pandeglang turut mendukung percepatan pembangunan dengan koordinasi pembebasan lahan serta pengamanan proyek.

Namun demikian, pemerintah tetap mengimbau kontraktor memperhatikan aspek keselamatan kerja dan dampak lingkungan selama proses konstruksi berlangsung.

Sejumlah warga di Kecamatan Cileles berharap pembangunan tol dapat segera rampung agar mobilitas dan akses usaha semakin lancar.

Pemerintah pusat menargetkan seluruh ruas Tol Serang–Panimbang dapat beroperasi bertahap sesuai kesiapan teknis dan keselamatan pengguna jalan.

Keberlanjutan proyek ini di nilai menjadi salah satu penentu percepatan pembangunan wilayah selatan Provinsi Banten dalam beberapa tahun mendatang.

Masyarakat di imbau mengikuti informasi resmi pemerintah dan tetap berhati-hati saat melintas di sekitar area proyek pembangunan tol.

Sumber Gambar: CNBC Indonesia

Artikel Terkait