Koran Sunda – Tempat tinggal keluarga Atalia Praratya yang sekaligus juga sebagai anggota DPR RI yang beralamat di Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, terlihat penjagaan oleh petugas kepolisian usai adanya rencana aksi demo yang oleh sekelompok massa.
Rencana aksi demo tersebut buntut dari penyataan Atalia soal usulan nya dalam pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny yang ada di Sidoarjo, Jawa Timur.
Ponpes Al Khoziny yang sebelumnya ambruk terkait kontruksi nya tidak sesuai ketentuan. Rencana pembangunan ulang tersebut memakai anggaran APBN, yang menurutnya harus dikaji secara hati-hati.
Pantauan Koran Sunda berdasarkan pemberitaan JPNN yang berada di lokasi tempat tinggal Atalia Praratya sekaligus istri dari eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah di lakukan penjagaan oleh sejumlah aparat kepolisian sejak pagi hari.
Namun sampai berita ini di publikasikan pukul 13.30 WIB, belum ada gerakan massa yang akan melakukan aksi demo.
Terlihat situasi sekitar rumah Atalia Praratya itu pun masih sepi dan kondusif.
Kapolsek Cidadap Kompol Rudhi Gindriansyah menyebutkan, bahwa pihaknya menerima laporan soal adanya rencana aksi demo yang di lakukan oleh kelompok masa dari kalangan santri yang ada di Bandung.
Aksi demo ini pun tak ada kaitannya dengan dugaan korupsi yang tengah di dalami oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Bukan penggeledahan, tetapi ada informasi mengenai para santri yang akan melakukan aksi demo buntut pernyataan Atalia Praratya pada sidang DPR RI sbelumnya” kata Rudhi saat di temui JPNN di lokasi, Selasa (14/10/2025).
Rudhi pun membenarkan, adanya rencana massa yang akan melakukan aksi demo hari ini perihal pernyataan mengenai rencana pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny yang ada di Sidoarjo.
“Ini demonstrasi yang di lakukan oleh parasantri, isunya Atalia komentarnya menjadi viral,” ucapnya.
Sebagai bentuk dari pengamanan, Polsek Cidadap menurunkan 1 peleton di area sekitar tempat tinggal Atalia Praratya.
“Kami berjaga dan berharap situasinya tetap kondusif” pungkasnya.
Foto: jpnncom
