Klub Malam Brotherhood Bunker Viral Jadi Tempat Pesta Sabun
Beranda » Blog » Klub Malam Brotherhood Bunker Ciumbuleuit Bandung Viral Pesta Sabun, Pemkot Turun Langsung

Klub Malam Brotherhood Bunker Ciumbuleuit Bandung Viral Pesta Sabun, Pemkot Turun Langsung

 Bandung — Pagi tadi (31/1) sekitar pukul 05.01 WIB, jagat media sosial kembali di hebohkan unggahan video dari sebuah Klub Malam Brotherhood Bunker di Kota Bandung.

Video tersebut menampilkan suasana pesta sabun di dalam Brotherhood Bunker, klub malam yang berlokasi di kawasan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, terlihat sejumlah pengunjung berjoget dengan tubuh di penuhi busa sabun hingga memicu reaksi publik.

Adegan dalam video di nilai sebagian warga melampaui batas kepantasan karena memperlihatkan aurat di ruang hiburan tertutup namun mudah tersebar luas.

Unggahan tersebut dengan cepat menyebar melalui Instagram, TikTok, dan grup WhatsApp warga Bandung sejak dini hari.

Rotasi Pejabat Kuningan Bupati Dian Lantik Kepala Dinas Baru dan 240 ASN

Sejumlah warga Ciumbuleuit mengaku terkejut karena kawasan mereka selama ini di kenal sebagai wilayah hunian dan pendidikan.

“Saya kaget lihat videonya, takut citra lingkungan jadi buruk,” ujar Rendi, warga Ciumbuleuit, saat di temui Rabu pagi.

Menanggapi viralnya video tersebut, Pemerintah Kota Bandung langsung bergerak cepat melakukan penelusuran ke lokasi kejadian.

Pemkot Bandung mendatangi Brotherhood Bunker pada Selasa malam, 26 Agustus 2025, untuk meminta klarifikasi langsung dari pihak manajemen.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, memimpin langsung tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Pariwisata, dan aparat wilayah setempat.

Longsor Dusun Calingcing Argapura Majalengka, Lahan Pertanian Warga Tertimbun Material

Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap area klub malam yang berada di jalur utama Ciumbuleuit tersebut.

Menurut Erwin, langkah cepat di ambil guna merespons keresahan masyarakat dan menjaga ketertiban umum di Kota Bandung.

“Hari ini kami turun langsung untuk memastikan kejadian yang viral itu sesuai aturan atau justru melanggar,” kata Erwin.

Dari hasil pemeriksaan awal, Pemkot Bandung memastikan Brotherhood Bunker memiliki dokumen perizinan usaha yang lengkap.

Izin restoran, bar, klub malam, diskotik, hingga izin perdagangan minuman beralkohol kategori A, B, dan C terpenuhi.

Bupati Imron Dorong Pramuka Kabupaten Cirebon Perkuat Karakter Generasi Muda

Selain itu, kewajiban pajak daerah serta cukai minuman beralkohol juga terpantau berjalan sesuai ketentuan.

Namun demikian, Pemkot Bandung menyoroti penyelenggaraan acara pesta sabun yang dinilai berpotensi melanggar aturan daerah.

Berdasarkan investigasi awal, acara tersebut diselenggarakan oleh pihak event organizer yang bekerja sama dengan manajemen klub.

“Hanya mungkin ada kesalahan dari pihak manajemen kerja sama dengan pihak EO,” ujar Erwin kepada wartawan di lokasi.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diduga melanggar Perda Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2019 Pasal 17.

Peraturan daerah itu mengatur tentang norma kesusilaan, ketertiban umum, serta batasan aktivitas hiburan malam.

Pemkot Bandung menilai pengawasan internal dari pihak klub terhadap konsep acara perlu di perketat ke depannya.

Warga sekitar Ciumbuleuit berharap kejadian serupa tidak terulang karena berdampak pada kenyamanan lingkungan tempat tinggal.

“Kami tidak menolak usaha, tapi mohon di jaga etikanya,” kata Siti, warga RW setempat.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Bandung akan memanggil kembali manajemen Brotherhood Bunker dan pihak EO terkait.

Pemeriksaan lanjutan bertujuan menggali detail perencanaan acara, pengawasan, serta izin kegiatan tematik yang di selenggarakan.

Pemkot juga meminta pengelola klub segera membuat surat pernyataan resmi agar tidak mengulangi kejadian serupa.

Surat tersebut menjadi bentuk komitmen tertulis kepada pemerintah dan masyarakat Kota Bandung.

Jika di temukan pelanggaran lanjutan, Pemkot Bandung tidak menutup kemungkinan menjatuhkan sanksi administratif.

Sanksi dapat berupa teguran tertulis, pembatasan kegiatan, hingga penghentian sementara operasional sesuai regulasi.

Pemkot Bandung mengimbau seluruh pengelola tempat hiburan malam agar mematuhi norma lokal dan peraturan daerah.

Pemerintah juga meminta masyarakat tetap melapor secara resmi jika menemukan aktivitas yang meresahkan.

Kasus Brotherhood Bunker menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara industri hiburan dan nilai sosial masyarakat Bandung.

Pemkot Bandung menegaskan komitmennya menjaga iklim usaha tetap sehat tanpa mengabaikan ketertiban dan kenyamanan warga.

Sponsor Ads

Berita Populer

01

Penemuan Jasad Bocah 11 Tahun Ditemukan di Toilet Masjid Desa Sadasari Argapura Majalengka

02

18.187 Warga Bogor Kehilangan BPJS Gratis Banyak Keluarga YangTerdampak

03

Klub Malam Brotherhood Bunker Ciumbuleuit Bandung Viral Pesta Sabun, Pemkot Turun Langsung

04

5 Kota Termiskin Di Jawa Barat Tahun 2025 Majalengka Urutan Ke 4

05

Atalia Praratya DPR RI: Profil Lengkap, Perjalanan Politik, dan Kiprahnya Sebagai Perempuan Inspiratif dari Jawa Barat

06

HUT ke 80 RI Warga Bandung Membuat Replika Burung Garuda Realistis

07

Operator Seluler Paling Banyak Digunakan di Indonesia 2026, Telkomsel Dominan di Jawa Barat

Berita Terbaru